Minggu, 15 Maret 2015

Jenis-jenis Batik Indonesia

Jenis batik di Indonesia sangatlah bermacam-macam. Dari tradisi klasik sampai yang modern hingga abstrak. Ingin tahu seperti apa jenis-jenis batik Indonesia itu? Bacalah lebih lanjut!




Batik Pecinan

batik cina
batik cina
Batik pecinan memiliki warna yang cerah dan variatif. Motif yang digunakan cenderung rumit dan banyak memasukkan unsur budaya Cina, seperti motif naga. Zaman dulu, sarung batik pecinan dipadukan dengan kebaya encim sebagai busana khas para perempuan keturunan Cina di Indonesia. Hingga sekarang, batik-batik model encim juga sering digunakan terutama bila menjelang tahun baru Cina atau imlek.



Batik Belanda

batik belanda
batik belanda
Motif yang digunakan pada batik belanda biasanya bunga-bunga, seperti tulip, dan tokoh-tokoh cerita dongeng terkenal di negeri asalnya. Batik belanda banyak diproduksi di Pekalongan sepanjang abad 19-20.



Batik Jawa Hokokai
batik jawa hokokai
batik jawa hokokai
Batik ini muncul pada masa pendudukan Jepang (1942-1945). Modelnya pagi-sore, yaitu dalam satu kain terdapat dua pola atau corak yang berbeda. Motif bunga sering digunakan, seperti bunga sakura dan krisan. Hampir semua batik jawa hokokai memakai latar belakang (isen-isen) yang sangat detail, seperti motif parang dan kawung di bagian tengah dan tepiannya masih diisi lagi, misalnya motif jepun (bunga padi).




Batik Rifa’iyah
batik rifa'iyah
batik rifa’iyah
Batik Rifa’iyah menghindari unsur-unsur motif binatang atau manusia. Kalaupun motif tersebut digunakan maka ia digambarkan secara tidak utuh. Misalnya, dengan hanya menggambarkan sayapnya atau membuat guratan di lehernya, sehingga mengesankan gambar hewan yang disembelih.



Batik Keraton
batik keraton
batik keraton
Batik-batik ini pada mulanya dibuat oleh para putri keraton dan juga ahli-ahli pembatik yang hidup di lingkungan keraton. Umumnya, motif batik keraton mengandung makna filosofi hidup dan menggunakan motif larangan.




Batik Sudagaran
batik sudagaran
batik sudagaran
Desain batik sudagaran umumnya terkesan “berani” dan warna yang mendominasi adalah warna soga dan biru tua. Dalam proses pengerjaannya batik sudagaran cukup rumit. Pencipta batik sudagaran mengubah batik keraton dengan isen-isen yang penuh detail dan mengisinya dengan cecek (bintik-bintik).


Batik Jawa Baru

batik jawa baru
batik jawa baru
Batik jenis ini diproduksi sesudah era batik jawa hokokai. Motif dan warna batik ini lebih sederhana dibanding batik jawa hokokai, tetapi masih berciri khas pagi-sore. Kebanyakan menggunakan motif lung-lungan (rangkaian bunga).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar